Gayus Datang Century Menghilang

Kemanakah engkau kini Century?
ribuan cahnnel tv ku plototi..
ratusan media massa ku amati..
tapi engkau kini tak berbekas..

apakah Engkau terlupakan????
Apakah pamormu da tak seganas dulu??
Oh century….
gampang sekali orang melupakanmu

setelah gayus datang
engkau seolah menghilang..
Tapi tak ada seorangpun yang mencarimu..
tidak orang yang kau tipu..
tidak media massa yang pernah membesarkanmu..
tidak juga pejabat dan aparatur pemerintah yang pernah ikut kau pusingkan dengan masalahmu…

Century..
semoga pamormu cepat kembali
karena kau belum pantas pergi..
meninggalkan hutang nurani…
century
Terakhir
Pesan buat media massa di negeri ini
Tolong Hidupkan Century kembali
Jangan kau tinggalkan dia sendiri
hanya karena Gayus..
karena century belum berakhir
karena rakyat masih menanti
nasib akhir dari century…

Coba sandingkan century dan gayus bersama
jangan kau anak tirikan century..
karena kami menanti dibalik skandal century..

Posted in Kisah Renungan | Leave a comment

CINTA ITU…………….

Cinta selalu membuat diam..
kata semakin menjauh..
lidah tertelan angan..
bibir terkatup terus meredam..

cinta selalu membuat hati berdetak cepat..
mengalahkan segala bentuk jiwa yang terjerat..
memikat dan sungguh membuat sekarat..

aaaacinta itu kesungguhan..
segala tindak kebaikan..
tanpa kata dan ucapan..
tapi cinta harus di nyatakan..

cinta itu pengorbanan…
bagi yang mau melakukan..
menutup telinga atas cemoohan..

dan cinta adalah kekuatan..
kekuatan untuk menghancurkan..
kekuatan untuk kecemburuan..
kakuatan untuk berani kehilangan..
dan kekuatan untuk meninggalkan..

jadi kalau cinta.. ya tinggalkan..
berani gak hihihihi.. buat dirimu menderita sebelum tersakiti

Posted in Puisi, Puisi Cinta | Leave a comment

UNTUK YANG KENA MUSIBAH

tangis itu memecah..
sakit itu membuncah..
ditengah hamburan kematian..
ditengah ancaman segala cobaan..

Tuhan..
ijinkanlah mereka mendapat sabarnya..
ijinkanlah mereka menerima keihlasannya..
lapangkan dada dan fikirannya..
karena takdir hanya akan menjadi sebuah ceita..
anak-jalanan

angan akan menjadi sebuah kenangan ..
karena kematian.. tak mungkin terelakkan..

untukmu yang berduka..
engkau tak sendiri..
berdiri dan bersujudlahlah menghadap sanga maha kuasa..
Karena Dia akan dan selalu ada

Posted in Kisah Renungan | Tagged , , | Leave a comment

KEKAGUMANKU

bagaimana aku tak mengagumimu..
jika melihat senyummu saja aku mampu membuat hati ini tenang..
diam dalam kesendirian..
dan menikmati rasa yang susah untuk di utarakan..

bagaimana aku tak selalu merindukanmu..
jika aku selalu mengingat kamu..
pernah menggenggam tanganmu..
melihat suara lembut itu lahir dari bibirmu..

aaabagaimana aku bisa melupakanmu..
jika matamu telah berada dalam setiap penglihatanku

Posted in Puisi, Puisi Cinta | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Bagaimana Caraku Melupakanmu

katakan.. bagaimana caraku hidup tanpamu..
jika engkau pergi meningalkanku..
bagaimana bisa aku bertahan tanpamu..
aku butuh kamu dalam pelukanku..
aku butuh tanganmu untuk selalu menggegamku..
aku butuh matamu untuk setiap semangatku..
aku butuh tawamu untuk setiap detik keresahanku..

katakan padakau..
bagaimana jika aku harus hidup tanpamu…
aku tak akan pernah tau bagaimana caraku bernafas..
aku tak akan pernah tau bagaimana caraku untuk bertahan..
beritau aku sayang.. bagaimana caraku jika harus hidup tanpamu..
kangaen

tak akan ada lagi matahari di langitku..
tak akan ada dunia lagi bagiku..
dan tak akan pernah ada cinta dalam hidupku..

masihkah engkau berani meninggalkan aku..
kamu telah mengambil semua yang nyata dalam hidupku..
segalanya..

Posted in Puisi, Puisi Cinta | Tagged , , | Leave a comment

Rindu Tak Terjawab

    mencoba mengunmpulkan kepingan rindu yang tak seharusnya..
    menilainya lebih dari apa yang aku duga..
    memeriksana laksana amoeba yang merayap tak tampak oleh mata..
    dan merasakannya seperti jiwa yang sedang meronta mengharap cinta..
    kamu fikir ini hal yang mudah..
    meninggalkan atau memilikimu..
    berdiam atau mendatangimu..
    bicara atau diam termangu..

qqqq

    aku tak merasakan apapun saat bersamamu..
    aku tak merasakan jika engkau ada di dekatmu..
    namun ketika kamu pergi.. kehilangan itu ada..
    jiwa ini tersiksa..
    dan aku merasakan jika aku mulai menyayangimu..
    karena perbedaan itu.
    aku tak akan membiarkan perasaan ini liar..
    seliar cinta yang masuk dan menusuk..
    bagai ribuan anak panah yang mendatangi jantungku..
    terasa sakit dan begitu ngilu..
    apakah aku masih akan tetap membiarkanmu..
    cinta atau sakit yang kurasa dalam hatiku..
    entahlah.

.

Posted in Puisi, Puisi Cinta | Tagged , , | Leave a comment

TETAP LAH DISISIKU

Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”

Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..
index
Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku

Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu

Posted in Puisi Nasehat | Tagged | Leave a comment

PUISI UNTUK AYAH DAN IBU

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka…….

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
aaaa
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala
kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku.
Tetapi jika sebaliknya, maka izinkanlah aku
memberi syafa’at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.

Amin Ya Rabbul Alamin..

Posted in Puisi Nasehat | Tagged , , | Leave a comment

KECEWA KECEWA KECEWA

akaoeKecewa yang mengendap
sudah lama ingin lepas
dari kenyataan
yang harus diterima
Tetes airmata
dipaksa menghentikan
walau didalam sini
tangis itu berlanjut
Kediaman yang kucipta
membekukan
hati dan pikiran
dan semangat hidup
Kecewa itu
semakin melebar
dalam semua diri
sampai batas kaki
kebingungan hati
mencari pelarian
diantara indahnya mimpi
Wajah indah
dari masa lalu
ikut menambah
beban dalam melangkah
Lelah menunggu
semuanya berubah
hati ini sudah tak sanggup
untuk berbicara
Ingin berteriak
sekerasnya
ingin melepaskan
semuanya yang buat kecewa
Tak ada lagi senyum
didalam sini
yang ada hanya rasa
kecewa dan putus asa

Posted in Puisi, Puisi Cinta | Leave a comment

Cinta Ini Hanya Untukmu

abaCinta adalah kesegaran dan keharuman bunga yang dikirim surga untuk membuat dunia tersenyum

Parasnya laksana embun menyambut pagi , dan mengilhami bunga untuk menebarkan keharuman dimusim semi, mengilhami kumbang untuk meresapi tentang keindahan sari .

Dengan segala kecantikan dan pesona hati yang begitu sempurna, semua orang akan menilai ia adalah gadis paling beruntung, hidupnya dipenuhi oleh kesenangan dan kegembiraan.

Namun siapakah yang menyangka bila duka dan derita telah memenjarakan gadis tersebut?….

Siapakah yang bakal mengira bahwa jiwanya telah terangkat lalu terbang dari tubuhnya- untuk mencari keagungan cinta…Tiada seorangpun tahu tentang duka hati yang membaluti jiwanya…tiada seorangpun tahu tentang ratap tangis dan rintihan kalbunya dikeremangan malam…

Dibalik cahaya bintang dan bulan aku melihat jasadmu terkulai laksana merpati yang patah sayapnya, engkau memanggil-manggil pasangan jiwamu, yang juga terkapar dalam sayap kerinduan…

Memang pesona kecantikan yang dia miliki dapat menyembunyikan kesedihan hati akan penyakit cinta, tapi bukanlah obat sesungguhnya dari penyakit itu…Obat itu sesungguhnya ada pada orang yang telah mencuri hatinya… orang yang selalu dikenang ketika siang dan menjelma mimpi dikala malam.

Tiada seorangpun yang dapat mengerti dan memahami kesedihan hatinya begitu pula keluarga dekatnya , belahan jiwanyapun menjalani nasib yang sama , seorang diri ia mengelana ditengah hutan dan lautan perasaan.

Bahkan cinta merasakan penderitaan yang ia rasakan lebih perih dari pasangan jiwanya, Ia (si- belahan jiwa) terbebas dari aturan dan adat istiadat untuk menjaga martabat keluarga.

Tetapi cinta? Bintang itu harus tersenyum pada sekelilingnya agar tidak dicap angkuh, semua yang ia perbuat berjalan beriringan dengan ukuran harga diri, semua yang ia lakukan harus sesuai dengan tuntutan masyarakatnya, demi martabat keluarganya.

Tidaklah mungkin seorang putri raja keluar dari istananya, dimana setiap pasang mata selalu mengawasinya; hasrat hatinya terpendam untuk berjumpa dengan seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil yang telah mencuri hatinya- desa yang belum pernah ia kunjungi sekalipun dalam mimpi…

Itulah tatanan dunia dan akupun memakluminya….

Ia harus terus tersenyum walau hatinya menangis, gemerlap dunia telah memaksanya untuk memakai topeng-topeng kepalsuan.

Kumohon padamu cinta…hentikan airmatamu, lepaskan segala gundahmu….

Aku mendengar rintihan jiwamu, aku mendengar resahmu , kucoba untuk menjawab setiap pertanyaan bathinmu…kemarilah cintaku bersandarlah dibayang bahuku, yakinlah bahwa aku akan ada disetiap bayang…Ulurkanlah sayap patahmu, kan kugapai dan kusembuhkan dengan kepakkan syair jiwaku.

Aku akan mengawalmu dari pencela-pencelamu….Bunga-bunga boleh saja layu, tapi ku kan menjaga agar cahaya bunga itu slalu merekah ditaman hati, lalu menjelma menjadi cahaya bintang yang mengisi kesunyian malam

Duhai cintaku berjanjilah dihadapan langit dan bintang…sekalipun kita takkan bersatu, namun jiwa kita kekal dalam keabadian cinta.

Tersenyumlah bersama mentari, sampaikan salam kerinduanmu padaku-melalui desiran angin dan kicauan burung-burung diangkasa serukanlah segala impian indahmu…

Ketika ku mendengarnya, aku kan rentangkan sayapku, lalu kujemput jiwamu yang memanggil jiwaku, bersama kita berdua dalam rengkuhan sayap-sayap ilahi , menuju cahaya kebadian….

Posted in Puisi, Sajak Cinta | Leave a comment